TARA News – Prajurit Brigif TP 31/Perisai Sakti (PS) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 melaksanakan pembongkaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Waro, wilayah teritorial Kodim 1608/Bima, Rabu (11/2/2026).
Personel yang terlibat terdiri dari Denma Brigif, Yon TP 835/SYB, dan Yon TP 875/SYP. Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran fisik program TMMD yang bertujuan mempercepat pembangunan rumah warga agar menjadi hunian yang lebih layak, sehat, dan aman.
Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD ke-127 TA 2026, Kapten Cba Iwan Susanto, S.H., yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya pelaksanaan tugas secara maksimal dengan tetap mengedepankan faktor keamanan dan semangat gotong royong.
“Pembongkaran rumah ini merupakan tahap awal dari program RTLH. Saya tekankan kepada seluruh personel Satgas TMMD dan masyarakat agar menjaga keselamatan kerja serta terus bekerja sama dengan baik. Program ini harus selesai tepat waktu agar rumah warga bisa segera dibangun kembali menjadi lebih layak,” ujar Iwan Susanto.
Kepala Desa Waro, Muhammad Ali, S.H., M.M., menyampaikan apresiasi atas keterlibatan penuh personel Satgas TMMD bersama prajurit Brigif TP 31/Perisai Sakti yang turun langsung membantu masyarakat.
“Atas nama pemerintah desa dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Satgas TMMD Kodim 1608/Bima dan jajaran Brigif TP 31/Perisai Sakti. Kehadiran TNI sangat membantu dan menjadi harapan besar bagi warga kami,” katanya.
Rasa syukur juga disampaikan salah satu penerima manfaat program RTLH, Ibu Khairul. Ia mengaku sangat terbantu karena kondisi rumah sebelumnya sudah tidak layak huni.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI dan semua pihak yang membantu. Semoga pembangunan rumah ini berjalan lancar dan cepat selesai,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, personel Satgas TMMD bersama prajurit Brigif TP 31/Perisai Sakti tampak bahu membahu dengan warga dalam proses pembongkaran rumah. Suasana gotong royong mewarnai kegiatan tersebut sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui program TMMD ke-127, TNI kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga sebagai pelopor pembangunan dan penggerak solidaritas sosial dalam mendorong kemajuan masyarakat di daerah.









